Diary KKNM Unpad Gegempalan “Gegemcuy” #2 : Apa Saja Yang Kita Lakukan?

Ah, sudah lama tidak posting cerita KKN. Entah kenapa sebulan kemarin web browser saya sering error dan tidak bisa buka blog, selain itu saat ini saya agak mengurangi aktivitas di dunia maya. Dengan pertimbangan usia laptop saya yang sebentar lagi tampaknya harus pensiun, jadi saya putuskan untuk berusaha marathon melunasi postingan KKN ini. Dan disini saya akan merangkum kegiatan-kegiatan utama apa sajakah yang saya dan Gegemcuy lakukan di desa Gegempalan?

– Jalan-jalan

Ini jalan yang membentang menuju balai desa

Ini jalan yang membentang menuju balai desa

Benar-benar secara harfiah, di desa Gegempalan pokoknya tiada hari tanpa jalan. Sekedar informasi, jarak penginapan kami ke balai desa adalah 2 km. Desa ini tidak terletak persis di samping jalan raya, sehingga tidak dilewati angkutan umum. Dan untuk pembuatan laporan kegiatan KKN, kami butuh banyak data dari desa serta wawancara dengan petugasnya, bahkan mengikuti rapat mingguan. Jadi hampir tiap hari kami berjalan bolak-balik sekitar 4 km! Oh, tentu saja belum di tambah jalan ke lokasi-lokasi lainnya seperti menghadiri acara di mesjid, berkunjung ke sekolah dasar, dsb. Bahkan ada sebagian Gegemcuy yang melakukan perjalanan panjang menuju salah satu dusun yang jaraknya sekitar 8 km! Wuih, bisa nyaingin ninja Hatori ini mah…

Jalan

Jalan =)

Jalan..

Jalan.. =|

Jalan...

Jalan… =/

Jalan lagi...

Jalan lagi… =(

Masih jalan..

Masih jalan juga.. >_<

Bisa dilihat bahwa cuaca di sana sangat terik, jadi biasanya untuk melupakan sejenak rasa lelahnya, selama perjalanan para Gegemcuy biasa bernyanyi bersama. Lagunya Ebiet G. Ade yang liriknya begini : “Perjalanan ini, terasa sangat menyedihkaaannn…”  *lalu ngagoler ditengah jalan*

– Makan

Ini penting banget, terutama bagi mahluk hidup (you don’t say? +_+). Apalagi mahluk-mahluk Gegemcuy yang pantang dengan kata lapar. Waktu makan amat istimewa, karena sekaligus sebagai ajang hiburan, pendekatan, serta penyediaan lapangan kerja bagi yang piket harian.

Makan bareng

Makan bareng =)

Abis capek kerja, makan sama-sama =)

Abis capek kerja, makan sama-sama =)

Sekali-sekali makan diluar...

Sekali-sekali makan diluar…

Botram di saung teduh, dengan semilir angin.. =)

Botram di saung teduh, dengan semilir angin.. =)

Makan fast food, biar cepet lapar lagi =P

Makan fast food, biar cepet lapar lagi =P

Ngeliwet! Mmm... =)

Nasi liwet! Mmm… =)

Nyaam!

Nyaam!

Kebanyakan foto memang diambil saat makan diluar, tapi yang penting adalah momen kebersamaannya. Alhamdulillah, selama KKN kami tidak pernah kekurangan bahan makanan. Selain pasokan yang sudah dipersiapkan jauh hari sebelumnya, kami juga mendapat bantuan dari sponsor yaitu mushola dan masjid setempat berupa bungkusan berkat.

– Ikut Pengajian

Masa KKN kami bertepatan dengan bulan Rabi’ul Awal dimana Nabi Muhammad SAW dilahirkan, oleh karenanya di desa banyak acara peringatan Maulid Nabi atau biasa disebut dengan Muludan. Ada beberapa mushola di Gegempalan sehingga kami pun sering mendapat undangan untuk hadir di acara tersebut, meskipun yah…pasti tetep aja ada momen ngantuknya pas udah datang kesana.

Khusyuk..

Khusyuk..

Tradisi potong rambut bayi oleh pemuka agama di acara Maulid Nabi

Tradisi potong rambut bayi oleh pemuka agama di acara Maulid Nabi

Posisi duduk pengajian yang tidak boleh ditiru (aslina : singsireumeuuun..) >.<

Posisi duduk pengajian yang tidak boleh ditiru (aslina : singsireumeuuun..) >.<

Mulai ngantuk...ulai ngantuk...

Mulai ngantuk…mulai ngantuk…

Selain menjalin hubungan yang baik dengan penduduk desa serta menghormati pihak yang mengundang, ada daya tarik atau berkah tersendiri dari acara maulid ini. Selain ilmu agama, apalagi kalau bukan bungkusan penyelamat dari kelaparan? Hehe..

– Jajan

Ternyata lokasi mempengaruhi apa yang kita konsumsi. Karena desa Gegempalan tidak seperti kota Bandung yang pabalatak ku cafe dan restoran makanan asing, anak gegemcuy jadi sering jajan tanpa khawatir melarat secara drastis. Tentu saja karena jajanan di sana masih tergolong murah dan masih banyak yang tradisional tentunya!

Getuk, menu sarapan wajib tiap pagi..

Getuk, menu sarapan wajib tiap pagi..

Soteng : Bakso + Bonteng!

Soteng : Bakso + Bonteng!

Nostalgia jajanan SD

Nostalgia jajanan SD

cilok

Cilok, favorit saya! Hehe..

Panas-panas enaknya minum cendol...sambil narsis sama si emangnya =P

Panas-panas enaknya minum cendol…sambil narsis sama si emangnya =P

Lupakan Breadtalk.. Lupakan J.Co.. Lupakan!

Lupakan Breadtalk.. Lupakan J.Co.. Lupakan!

Selama KKN saya merupakan donatur getuk, karena getuk itu cepat habis terjual dan saya termasuk orang yang bangun pagi haha. Dan jangan khawatir kalau gak bawa uang pas keluar rumah terus pengen jajan, yang penting adalah kamu bawa temen hehehe.

Waduh, post ini udah panjang banget. Padahal masih banyak kegiatan lain yang kami ikuti, seperti :

Posyandu

2014-01-09 08.54.01

Rapat Desa

DSC_0199

Pembangunan Jalan

DSC_0244

Kunjungan ke Sekolah Dasar

DSC_0220

Bercocok Tanam

IMG03124-20140119-1016

Karena saya sudah hoream ngetik dan bingung mengolah cerita kegiatan-kegiatan formal diatas, sok atuh kalau penasaran cek aja laporan KKNM Desa Gegempalan disini : http://kknm.unpad.ac.id/gegempalan/

Part selanjutnya segera menyusul! ^_^V

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s