Aside

Membebat Bubat

Luka dan lupa ialah reinkarnasi

Yang kan menjelma separuh atau seluruh dirimu

Kau terluka maka kau ingin lupa

Kau terlupa maka kau terluka

Sebab itu masa lalu

Tak serupa wajah kekasih yang ingin kau cumbu

Kini semua menjadi hantu

Yang menakuti langkahmu

Tak ingin menoleh, hingga kau hanya memasang

Cermin sepasang, tak perlu melihat ke belakang

Meski bimbang hanya membiarkanmu mengamini satu pilihan

Yang tak pernah menjadi do’a dalam semedimu

Abdi membawa bakti,

Setia menaruh cinta,

Nafsu datang terburu-buru,

Nyala-padam, padam-nyala api benderang

Genderang perang penjuru negeri

Zaman moksa menyelamatkan dunia

Dan pada akhirnya

Kita kembali menjelma Mada,

Wuruk, Linggabuana dan Pitaloka

Meninggalkan Wastukencana membebat sayat

Luka dari apapun yang terlupa

Luput dari ingatan kita

 

 

 

Bandung, September 2015

Pada silam, pada sekarang, pada kelak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s