Redsdipo : Warung Seafood Legendaris

logo

Idul adha memang sudah usai, namun sepertinya aroma daging sapi dan kambing masih saja bergentayangan. Nah, daripada enek lama-lama kepikiran kolesterol, sekarang saatnya kita move on ke hidangan yang lebih sehat. Karena kemarin-kemarin sudah kenyang dengan makanan berlemak, sekarang waktunya kita penuhi asupan protein. Yup, it’s time for Seafood! Yeaaayyy… ūüėÄ

Ngomong-ngomong soal seafood, di Bandung ada tempat makan seafood legendaris yang seminggu lalu merayakan ulang tahunnya yang ke-13, lho. Wah, wilujeng tepang taun yah…

sam_1564

Pada perayaan ultahnya tersebut, Redsdipo, nama restonya mengusung tema “We are family”. Jadi bukannya pesta hura-hura sambil joget-joget, Redsdipo justru mengundang orang-orang yang punya peran sebagai bagian dari keluarganya. Keluarga pemilik sampai keluarga karyawan yang dulu pernah bantu-bantu sejak Redsdipo awal mula buka lapak dipersilakan datang sambil temu kangen pada hari itu. Sedangkan untuk para konsumennya, Redsdipo menyediakan diskon 13%¬† dari tanggal 1-10 September. Selain itu, ada pula sajian gratis dari tenant luar yang merupakan partner sekaligus kawan Redsdipo, yakni Batagor Hanimun, Addictea, Warung Kopi Imah Babaturan, Pur√∂ dan Bistik Lidah.

sam_1570Oke, sebenarnya ini kali pertama saya makan di Redsdipo. Hahaha, kudet emang. Padahal nama Redsdipo udah sering saya dengar. Dari cerita para pendirinya, yakni Kang Yafi dan Kang Apri, Redsdipo ini awalnya merupakan warung tenda yang mangkal di Jl. Diponegoro. Meskipun cuma warung tenda, ternyata pelanggannya juga udah banyak sejak dulu. Apalagi karena kebetulan di dekatnya ada stasiun radio, jadi para penyiar, bahkan artis yang diundang siaran pun sering makan di warung tersebut. Makanya ketika pindah ke Jl. Dipatiukur, nama tempat makannya ditambahi “dipo” agar orang-orang masih hafal dan teringat dengan warung tenda yang jualan di Jl. Diponegoro dulu. Kalau Reds-nya sih, itu karena pemiliknya adalah fans Liverpool. Hehehe…

Jadi penasaran deh, seperti apa hidangan seafood yang terkenal di kalangan artis itu?

Bawal Goreng-Bakar dan Kerapu Goreng

Bawal Goreng-Bakar dan Kerapu Goreng

sam_1565Yang spesial dari cara mengolah seafood di Redsdipo adalah ada menu ikan goreng-bakar. Ikannya digoreng dulu setengah matang, baru kemudian dibakar. Hasilnya adalah daging ikan yang garing di luar dan lembut di dalam *lagi-lagi bukan iklan wafer*. Selain itu bumbunya yang meresap gak bikin si ikannya bau amis, apalagi ditambahi irisan jeruk purut pula. Yum! Ada banyak varian menu seafood dari berbagai jenis ikan di sini, seperti gurame, barakuda, kakap, cumi, udang, dll. Cuma saya nyicip menu yang paling dasarnya dulu, kalau dasarnya udah enak, apalagi menu yang lain? Hahaha..

sam_1596

Misoa Kuah Merah

Di Redsdipo ada menu mie juga, salah satunya Misoa Kuah Merah yang disajikan dengan kuning telur, udang, irisan tofu dan bokchoy. Wah, penampilannya udah kayak makanan khas Korea dan Jepang aja nih. Karena ada kuning telurnya, Misoa ini lebih baik cepat-cepat dimakan pas masih panas, ya. Biar kuah kentalnya jadi agak matang pas tercampur dengan telur.

sam_1587

Kailan Crispy

Yang paling menarik perhatian saya adalah menu sayurannya. Kalau di tempat-tempat lain, menu sayur yang cuma dijadikan sebagai side dish selain lalapan biasanya hanya menu-menu biasa yang itu-itu aja. Tapi di Redsdipo, menu sayuran juga diperlakukan seistimewa  seafood yang jadi menu utama. No racism! Terlihat dari plating-nya yang ciamik ala resto-resto kelas atas, mata dan kamera ponsel kita dimanjakan dengan kecantikan mereka.

Brokoli Crispy & Buncis Cabe Garam

Brokoli Crispy & Buncis Cabe Garam

 

Bukan "Capcay" Biasa

Bukan “Capcay” Biasa

 

Terong Goreng Gurih

Terong Goreng Gurih

Feast with your eyes first, then feast with your mouth! Setelah puas mengamati wujud hidangannya, kemudian saya mengkonfirmasi  bahwa penampilannya ternyata tak menipu lidah. Sayuran yang biasanya tampak dan terasa boring, disulap menjadi mempunyai rasa yang exciting. Jujur, meskipun saya suka sayuran, tapi saya bukanlah penggemar terong, apalagi terong ungu. Selain teksturnya yang aneh dan lembek kalau dimasak, sebenarnya saya juga tak begitu yakin bagaimana cara memasak terong. Jadinya ya, di rumah ataupun di kosan saya tak pernah mau makan terong. Tetapi pas nyobain Terong Crispy ala Redsdipo, saya langsung kaget ternyata terong bisa seenak itu. Asli, saya gak melebih-lebihkan. Pokoknya waktu itu ekspresi saya macam seleb yang nyicipin masakan chef di acara masak di tv, hihihi :D. Jadi deh saya menetapkan Terong Crispy sebagai menu favorit saya di Redsdipo. Harus pesen ini kalau makan di sini lagi!

Kalau potnya gak bisa dimakan! -_-

Kalau potnya gak bisa dimakan! -_-

Untuk minumannya, saya mencicipi¬† Robusta Ice Milk yang kebetulan direkomendasikan saat itu. Saya kira bakalan manis karena ada susunya, tapi ternyata gak terlalu. Rasa dan aroma kopinya tidak terdominasi. Untunglah, saya penggemar kopi pahit, soalnya saya sendiri kan udah manis. Wakwakwak… ūüėÄ

sam_1590

Oh ya, Redsdipo ini ada dua lantai. Gak luas-luas amat sih sebenernya. Tapi ini merupakan restoran keluarga, jadi banyak yang datang gerombolan, bareng mitoha atau kolega. Jadi ya…pasti sering penuh. Anyway, sesekali¬† sempatkan datang dan wajib coba menu-menunya!


Redsdipo

Alamat : Jl. Dipatiukur No. 1 (belakang BCA Dago)

Twitter/IG : @redsdipothebest

Advertisements

One thought on “Redsdipo : Warung Seafood Legendaris

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s