Kreatif Itu Asyik: Corat-Coret, Juhat-Jahit dan Ide Kelulusan SMA yang Unik

Setiap momen kelulusan SMA, pasti ada aja yang suka corat-coret seragam pakai cat pylox atau spidol warna-warni. Banyak yang mengecam aksi ini, karena hanya dianggap euforia dan selebrasi sesaat yang tak begitu bermanfaat. Daripada rame-rame saling ngotorin seragam pakai tandatangan, ucapan perpisahan dan nama-nama genk yang suka mangkal di kantin sekolahan gak jelas kayak gitu, mending sujud syukur, sungkem sama guru, kepsek dan orangtua, terus sumbangin deh seragamnya buat adik kelas yang membutuhkan. Jreengg, lalu jadilah anak yang berbakti pada nusa dan bangsa!

Eh, tapi emang harus banget kayak gitu? Meski cuma selebrasi, lulus SMA juga kan cuma sekali seumur hidup? Gak boleh ya, mengekspresikan kebahagiaan lewat corat-coret baju? Seragam juga punya kita, terserah kita donk mau diapa-apain juga.

Hm… oke, oke. Jangan tawuran, plis.

Jadi ya, pertama-pertama saya mau berbagi cerita buat adek-adek SMA dan juga para orangtua atau guru yang anti vandalisme macam itu. Siapa tahu kalian jadi terinspirasi hehe. 

Pada tanggal 14 Januari 2017 lalu, saya dan beberapa blogger Bandung lainnya ikut acara workshop doodle dan jahit bareng Stabilo Indonesia, Brother Indonesia dan Kriya Indonesia. Bertempat di resto Marlo Kitchen, kami semua berkumpul dan dikenalkan dengan pihak penyelenggara acara.

Marlo Kitchen di Jln. Tamblong

Pak Ray, sedang mengenalkan produk Stabilo

Enaknya ikut workshop ini, selain nambah teman dan ilmu, kita juga jadi kenal produk kece dan berkualitas buat menunjang kreatifitas serta produktifitas kita. Seperti Stabilo, misalnya. Saya baru tahu kalau produk bermerek asli Stabilo punya kelebihan dibanding produk ATK lainnya. Untuk pen dan permanent marker-nya, Stabilo tidak mengandung bahan beracun seperti xylene dan toluene yang baunya menyengat dan bikin pusing itu. Ternyata untuk mengujinya, cukup tancapkan saja marker ke sepotong syrofoam. Nah, kalau markernya makin menancap dan tintanya merembes ke dalam styrofoam, berarti itu mengandung xylene dan toluene. Kalau enggak, ya syukur karena bahannya aman kayak Stabilo hehe. Selain itu, Stabilo juga bisa buat gambar di media kain dan gak akan luntur meski dicuci.

Kami juga kenalan dengan mesin jahit dari merek Brother. Uh, mesin jahitnya praktis dan lucu banget. Saya yang gak bisa jahit aja jadi kepengen punya, tapi apa daya modal tak ada haha. Untungnya pihak Brother berbaik hati mau membiarkan kami mencicipi mesin jahitnya itu. Mesin jahit Brother canggih loh, ada tombol-tombol buat instruksi jahitnya. Gak manual pake goyang-goyang kaki, tapi pake pedal yang bisa sekali injek kayak di mobil. Kerennya lagi satu jenis mesin jahit Brother udah mengantongi lisensi dari Disney, jadi kita bisa bikin bordiran karakter kartunnya dengan mesin jahit ini. Uwow!

Bikin pola garis lurus aja susah lho, mesti rapi!

Nah, di acara ini kami diberi secarik kain. Terus disuruh bikin pola garis lurus persegi untuk digunting. Lalu, jadilah desain mentah buat dijadikan outer! Hahaha, udah gitu aja? Eh, ini masih mentah lho. Karena pakai mesin jahitnya ngantri, jadi sebagian dari kami belajar nge-doodle dulu pakai permanent marker Stabilo sama Mbak Tantri. Uh, saya yang jago gambar gunung doank pas SD deg-degan banget. Asli, gak tahu harus gambar apa. Alhasil, saya kebanyakan lihatin orang lain gambar. Biar bisa dicontek hehe. Untungnya Mbak Tantri baik banget, mau ngajarin dari nol.

Dicontohin dulu gambarnya

Sambil curat-coret, Mbak Tantri juga sempat menjelaskan soal seni doodle yang ternyata sudah ada sejak berabad-abad yang lalu dan digunakan sebagai sandi rahasia. Jenis doodle yang sedang tren saat ini adalah Kawaai Doodle, isinya ya gambar-gambar karakter lucu nan unyu yang kalau orang Jepang bilang, “kawaai…” *cubit pipi Doraemon*. Ternyata dari doodle atau corat-coret, kita juga bisa tahu karakter seseorang lho. Menurut Mbak Tantri, corat-coret juga merupakan pelampiasan emosi dalam diri manusia. Katanya, kalau yang suka corat-coret garis-garis lurus itu orangnya pemarah atau suka memendam emosi. Sedangkan kalau banyak pola melengkung, meliuk-liuk itu orangnya kalem dan apa adanya. Kalau bulat-bulat polkadot gitu, orangnya suka melamun atau menghayal, haha. Wow, jadi dapat ilmu psikologi juga nih.

Sebenernya kami bebas gambar pola apa saja kok. Lihat karya teman-teman yang lain pada keren-keren banget, ada yang bikin motif batik, motif bunga, dan sebagainya. Nah, kalau gambarnya sudah selesai, barulah kainnya dijahit. Jahitannya juga gak terlalu banyak dan gak ribet, cuma merapikan keliman dan bikin lubang tangan. Tapi tetep aja, yang gak punya pengalaman harus latihan jahit lurus dulu berkali-kali di kain sisa hahaha *ngetawain diri sendiri*.

Beberapa karya teman-teman sudah ada yang sepenuhnya rampung, jadilah waktu itu agenda foto-fotonya lama banget hihi.

Nah, jadi berkat acara ini saya jadi tak hanya dapat ilmu dan pengalaman saja, tapi juga sebuah ide. Bagaimana jika seremoni kelulusan SMA dibikin lebih kreatif dan bermanfaat, tapi tetap fun seperti workshop doodle dan jahit ini? Siswa tetap bisa corat-coret di seragam, tapi dengan motif-motif yang cantik (pakai Stabilo donk, tentunya! 😉), lalu jadilah seragam yang tadinya putih polos itu menjadi berwarna-warni. Tenang, kalau masalah bet sekolah dan osis tinggal dicopotin aja kan? Terus, kalau mau lebih asik lagi, tinggal potong lengan bajunya, terus tinggal rapiin lagi jahitannya (pake mesin jahit Brother, makin oke 😉). Maka, jreng, jreeeeng…jadilah rompi atau vest yang crafty dan kreatif *pengalaman pernah bikin rompi dari kemeja dan jaket bekas, hihi*.

Hasilnya kan itu bisa kita jual, uangnya bisa buat nambahin dana pensi atau disumbangkan bagi yang membutuhkan (bikin bazzar pas kelulusan sekolah, kenapa enggak?). Atau kita bisa lucu-lucuan saling tukeran baju karya kita sama teman-teman sebagai kenang-kenangan perpisahan. Keren kan?

Mudah-mudahan ide saya ini bisa menginspirasi para orangtua dan pihak sekolah, atau adek-adek SMA yang pengen jadi lebih kreatif. Berdo’a saja semoga Mbak Tantri dan Mbak Asri bikin workshop ke sekolah-sekolah juga, ya!

Advertisements

One thought on “Kreatif Itu Asyik: Corat-Coret, Juhat-Jahit dan Ide Kelulusan SMA yang Unik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s