Kesedihan dalam Buku Anak dan Kesedihan dalam Diri Anak

boy-reading-resized-750x325

pict.: greatschool.org

Tanggal 02 April kemarin adalah Hari Buku Anak Sedunia yang bertepatan dengan ulang tahun penulis cerita anak asal Denmark, Hans Christian Andersen. Kemarin saya sempat mengobrol sekaligus menyimak diskusi ringan di beberapa media soal buku anak ini dan mau tak mau mengingatkan saya akan masa kecil serta masa kuliah saya yang beberapa kali membuat saya berkutat dengan hal-hal terkait buku anak.

Saya juga sempat menemukan beberapa artikel menarik dari beberapa media dan pemerhati sastra anak luar yang menarik. Salah satunya adalah mengenai anggapan apakah cerita dalam buku anak itu harus selalu bahagia?

Continue reading

Advertisements

Membincangkan Muslihat Musang Emas

IMG-20180216-WA0003

Pada hari Jum’at, 16 Februari lalu, saya dan beberapa kawan dari Biblio Forum mengadakan agenda jalan-jalan yang kami namakan Bibliotrip. Jalan-jalan yang bukan sekadar jalan-jalan, karena perjalanan tersebut sekaligus mencari ilmu mengenai sastra, buku-buku, dan tulisan. Tujuan kami siang itu adalah Kineruku, sebuah kafe sekaligus perpustakaan di daerah Hegarmanah yang menyelenggarakan acara bedah buku Muslihat Musang Emas karya Yusi Avianto Pareanom. Meski belum pernah membaca buku Muslihat Musang Emas, saya amat tertarik karena nama Om Yusi ini cukup terkenal di kalangan penggemar sastra, terlebih saya sudah lama mengincar novelnya yang berjudul Raden Mandasia Si Pencuri Daging Sapi yang dapat penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa itu. Rupanya Om Yusi juga adalah teman baik dari mentor nulis saya, jadi saya juga memang disarankan mentor untuk ikut acara tersebut “biar bisa belajar lebih banyak,” katanya. Secara kebetulan, pengisi acara kedua (pemantik diskusi) bedah buku tersebut adalah kenalan saya, Kang “Mamad” yang suka malas bangun pagi. Dia ini esais muda dan tulisannya sudah sering tayang di media daring.

Continue reading

Mengintip Dunia Sukab Bersama SGA

csng03hukaaxh1s-jpg-largeBagi yang memperhatikan dunia sastra Indonesia, nama Seno Gumira Ajidarma (SGA) tentu sudah tidak asing terdengar. Tulisan-tulisan beliau sudah sangat sering berseliweran di koran-koran nasional. Cerpen dan essaynya sangat khas dengan tokoh bernama Sukab.  Dalam rangkaian acara Pekan Literasi Kebangsaan yang bertempat di Gedung Indonesia Menggugat, tepatnya pada hari Selasa, 06 Desember 2016, SGA berbagi kisah tentang kumpulan cerpennya dari periode tahun (1985-2014) yang berjudul Dunia Sukab. Continue reading